Social Icons

Pages


Tampilkan postingan dengan label Zona Extreme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zona Extreme. Tampilkan semua postingan

Jumat, 14 Januari 2011

Warga Sipil Dari China Ini Adalah Tandingannya Kopassus


Sun Yongding kepingin mengukir namanya dalam Guinness World Record untuk kategori yang belum pernah ada yaitu berenang sejauh mungkin dengan semua tangan dan kaki terikat.

Dan emang, Sun pun melaksanakan niatnya itu di sungai Qinghuai, Nanjing, provinsi Jiangsu, Cina bagian timur dengan dibantu oleh seorang teman untuk mengikatkan semua lengan dan kakinya.

Dalam atraksinya itu, pria 47 tahun itu mampu menempuh jarak sekitar 500 meter dalam waktu 10 menit dan rekornya adalah berenang sejauh 1,8 km.

“Ketika aku masih muda banyak teman-temanku berusaha berenang dengan berbagai cara yang kreatif dan aku memikirkan berenang dengan semua tangan dan kaki terikat,” ujarnya.

Dan pada tahun 2001 Sun mulai melaksanakan idenya itu dengan serius, dimana awalnya dirinya berlatih renang menggunakan hanya tangannya doang atau kakinya doang.

Dibalik Penyajian Makanan Yang Lezat Ternyata Penuh Kengerian

IKIZUKURI (Japan)



Cara Penyajiannya: jika ada pesanan, koki akan segera mengambil ikan segar yang masih hidup, kemudian langsung disisik, dipotong-potong dalam kondisi masih bergerak-gerak, setelah dipotong-potong, langsung disajikan di depan pemesan dengan keadaan masih menggelepar.

Ikizukuri, berarti ‘disiapkan dalam keadaan hidup’. Untuk mempersiapkan makanan seperti ini tentunya si koki harus benar-benar canggih dalam mempersiapkan makanan yang ada, ia harus bisa memotong-motong daging ikan tanpa membunuhnya!. Terkadang beberapa koki yang sangat hebat dapat memotong sedemikian rupa, sehingga ia dapat memisahkan daging dan kemudian mengaturnya kembali agar tampak utuh, dalam kondisi si ikan masih menggelepar!

ORTOLAN (France)



Burung Ortolan, seekor burung yang menjadi santapan dalam menu ini. Burung ortolan adalah burung yang panjangnya enam inci dan beratnya sekitar 2 ons. Warnanya hijau zaitun dan kuning, dengan sentuhan merah di sana sini, sangat indah.

Penyajiannya: Burung yang telah ditangkap, matanya dibutakan dengan ditusuk, kemudian di beri makan secara paksa dalam sangkar yang sempit sampai tidak dapat bergerak. karena makanan paksa, badannya mengembang sampai dua atau empat kali lipat ukuran bisanya. Setelah dirasa cukup, burung ini akan ditenggelamkan dalam Armagnac (jenis minuman keras)

Setelah itu, burung ini disajikan dengan dibakar, dan dimasukkan kedalam mulut dalam kondisi kepala diluar. Yang anda tinggal lakukan adalah menggigitnya, sehingga kepalanya terlepas dan anda mengunyah tubuhnya lengkap dengan semua bagian, tulang dan jerohan lengkap!

FOIE GRAS (France)



“Foie Gras” ini berarti hati berlemak, dan hati ini biasanya diambil dari bebek atau angsa. Pada awalnya bebek atau angsa ini bebas bermain suka-suka, dan menikmati masa mudanya dengan penuh keceriaan dan kegembiraan, tapi sampai akhirnya di usia tertentu, mereka akan diberi makanan jagung secara paksa sampai hati (liver) mengembang enam kali lipat ukuran biasanya.

Cara memberi makanan paksa ini lumayan sadis, si bebek atau angsa, dimasukin pipa lewat mulutnya, terus campuran jagung dengan minyak dipaksa masuk ke dalam sistem pencernaannya, yang tentunya, lemak yang masuk ditumpuk di liver angsa. Nah.. selama si bebek atau angsa tadi dipaksa makan dengan cara sadis ini, dia disimpen dalam kotak kayu yang rapet dan nggak memungkinkan sama sekali si bebek atau angsa tadi bergerak!

DOJO TOFU (Japan)



Cara penyajiannya:Gampang banget kok, rebus air sampai panas, terus masukin tahu di dasarnya, segera tambahkan belut-belut kecil ini. Dan cara mereka berusaha melarikan diri adalah dengan masuk dan memaksakan diri mereka ke dalam tahu yang masih dingin/segar tadi.

Masalahnya, mereka hanya bisa bertahan sementara, karena tahunya bakalan jadi panas juga kan? dan akhirnya belut2 kecil ini matang bersamaan dengan tahu tadi! Akhirnya tahu tadi akan bolong-bolong gara-gara belut yang tadi berusaha lari kesana kemari nyelametin diri.

FENG GAN JI (China/Tibet)



Arti secara literal adalah “Ayam kering angin”, jadi ayamnya dikeringkan karena angin!. apa saja yg dibutuhkan? pertama Ayam segar (pastinya) , pisau yang luar biasa tajam, plus koki yang berhati beku, hitam dan dingin.

Cara penyajiannya: Kalo penyajiannya sih biasa, tapi cara persiapannya. Ayam dibelah perutnya hidup-hidup, diambil isi perutnya, dan diganti dengan berbagai macam bumbu. Setelah itu perutnya dijahit lagi, dan digantung gitu aja sampai kering! Kalo kokinya sudah ahli banget, ayamnya kadang masih hidup pas isi perutnya dibuang.

HUO JIANG LU (China)




bahan makanannya adalah keledai. memang kedengaranya masih wajar klo keledai jadi santapan kuliner. tapi kenapa dibilang sadis ya? hhmmm, jawabannya adalah karena penyajianya yg mengharuskan keledai di ambil dagingnya dalam keadaan masih hidup dan bahkan masih berteriak kesakitan. uwh, coba kalian bayangkan.

Belum lagi cara penyajiannya: makanan yang disebut Huo Jia Lu (Keledai Hidup) ini disiapkan dengan cara, si keledai diikat kakinya, dan badannya ditidurkan, kemudian si ‘chef’ memotong-motong badan si keledai dan membagikan dagingnya pada saat si keledai berteriak-teriak kesakitan.

Sky Burial, Jenasah Disayat-Sayat Agar Dimakan Burung Sebelum Dihancurkan

Beginilah prosesi pemakaman langit bangsa Tibet yang biasa disebut dengan istilah Sky Burial. Dimana jenazah dibawa kepuncak pegunungan yang tinggi dan disayat-sayat agar menarik untuk dimakan oleh burung bangkai. Setelah daging mayat tersebut benar-benar tidak tersisa hingga tinggal tulang belulang dan tengkorak kepala, kemudian dihancurkan . Kepercayaan mereka ini katanya Buddha percaya dengan reinkarnasi dan reinkarnasi tidak memerlukan tubuh, sehingga bila tubuhnya dipersembahkan kepada alam atau burung dan lain-lain.



Cara Extreme Biksu Di Jepang Yang Memumikan Tubuhnya Sendiri

Ribuan tahun yang lalu, biksu Shugendo atau disebut juga Sokushinbutsu menjalankan praktek mem-mumifikasi diri sendiri dimana para bhikshu ini menyiksa diri sendiri bertahun-tahun lamanya sampai dirinya mati dalalam keadaan yang bahkan ulat dan serangga pun tidak sanggup untuk memakannya. Proses ini terdiri dari 3 tahap yang masing-masing tahap lamanya 1000 hari.

1000 hari di tahap pertama adalah dimana sang bhiksu hanya memakan kacang-kacangan dan buah berry yang didapati di sekitar hutan dan ditambah dengan olahraga keras yang fungsinya akan menguras lemak-lemak pada badan mereka.


1000 hari di tahap kedua sang bhiksu hanya memakan akar-akaran dari pohon pinang dimana di tahap kedua ini sang bhiksu akan berubah seperti tengkorak karena sangat kurusnya.


1000 hari tahap terkahir adalah dimana sang bhiksu sudah mulai meminum teh yang terbuat dari zat-zat pohon yang beracun. Meminum teh ini akan mengakibatkan mereka muntah, berkeringat, dan lainnya yang bertujuan mengeluarkan semua cairan tubuh sang bhiksu.


Tetapi yang lebih penting lagi adalah agar setelah mati cairan di badannya akan mengeluarkan racun yang akan mematikan semua ulat maupun serangga yang mencoba memakan badannya. Dengan demikian mayat sang bhikshu akan menjadi mumi yang bersih dan tidak hancur oleh ulat-ulat pemakan bangkai.


Di tahap ketiga inilah para bhikshu tersebut akan masuk ke dalam gua yang sangat sempit yang hanya cukup untuk duduk bersila. Mereka masuk dengan membawa bel dan setiap hari mereka akan membunyikan bel yang menandakan bahwa mereka masih hidup. Setelah bel tersebut tidak berbunyi lagi, maka gua tersebut akan disegel dan sang bhiksu dianggap telah mencapai kesempurnaan.

Praktek para bhiksu ini sudah dilarang di Jepang semenjak akhir abad ke 18. Diperkirakan ratusan bhiksu yang melakukan hal memumifikasi diri sendiri, tetapi hanya sekitar 16-24 Mumi Sokushinbutsu yang ditemukan. Walaupun praktek ini telah dilarang secara hukum, pada bulan Juli 2010 masih ditemukn Sokushinbutsu yang terbaru di Tokyo.

Selasa, 14 Desember 2010

7 Suku Kanibal Paling Berbahaya Yang Pernah Ada Di Dunia

Berikut ini adalah informasi unik dari 7 suku kanibal paling berbahaya di dunia yang sampai saat ini keberadaanya masih eksis.
The Carib

Nama suku inilah yang menjadi sebutan untuk orang yang memakan orang lain.ini diketahui merupakan suku pertama di dunia yang melakukan praktek kanibalisme.oleh para pelaut biasa disebut “The Carib people of the Lesser Antilles”.nama ini diberikan oleh colombus dalam catatannya dengan menyebut nama “caniba” (yang merupakan kata lain dari kariba yang artinya “orang yang memakan orang”).
para suku karibia ini biasanya melakukan kanibalisme kepada musuhnya,namun semenjak masuknya agama kristen kesana,perlahan lahan budaya itu mulai hilang.

The Aztec


Suku aztec tidak diragukan lagi sebagai suku yang paling brutal sebelum ditemukannya benua amerika oleh colombus.mereka melakukan ribuan pengorbanan menggunakan manusia tiap tahunnya.korban biasanya dicabut jantungnya yang masih dalam keadaan berdetak selagi hidup.lalu tubuhnya dijadikan masakan untuk dimakan beramai2.

The Native Americans


Pada masa awal penaklukan benua amerika,banyak sejahrawan bercerita bahwa suku2 indian di amerika melakukan praktek kanibalisme.walaupun sekarang masih jadi perdebatan namun banyak yang mengaku memiliki bukti praktek kanibalesme oleh suku2 indian.contohnya suku indian karankawa di texas,pada tahun 1768 seorang pendeta yang berasal dari spanyol menyaksikan dan merekam ritual yang dilakukan karankawa kepada musuhnya yang disandera.mereka mengelilingi korban tersebut dan secara bergantian memotong kulit/daging korbannya lalu memakan nya di depan mata korbannya.

The africans

Benua ini mungkin merupakan benua yang masih melakukan praktek kanibalisme sampai saat ini.walaupun secara kasat mata tidak pernah terlihat,banyak saksi mata melaporkan adanya aktivitas perdagangan organ tubuh manusia disana.disertai bukti banyak warga pendatang yang hilang saat berlibur/melintas disana.biasanya penculikan dilakukan oleh geng2 kriminal.
disebutkan juga,pada saat perang kongo ke 2 dan perang sipil di liberia dan sierra leone sering terjadi aksi kanibalisme disana

Fiji

Budaya kanibalisme juga diketahui telah menyebar di kawasan polinesia dan melanisia.sebagai contoh ,FIJI diketahui sebagi pulau para kanibalisme.seorang kepala suku fiji mengakui telah memakan 875 orang dan sangat membanggakannya.

the korowai

Suku korowai di papua,indonesia diketahui sebagai suku yang masih tersisa di dunia dan melakukan kanibalisme hingga saat ini.mereka biasanya memakan anggota sukunya yang dicurigai sebagai penyihir.biasanya mereka memakan otaknya selagi masih dalam keadaan hangat.kediaman mereka biasanya berada diatas pohon yang tinggi berguna untuk melindungi dari musuh2nya.

The Maori

Suku maori di new zealand merupakan suku kanibal yang pernah terdokumentasikan dengan sangat baik.kanibalisme sudah menjadi bagian dari kebudayaan maori,dan mereka tidak pernah berhenti memakan musuhnya.ketika kapal inggris,the boyd, berlabuh dan para awaknya membunuh anak dari kepala suku maori,para pejuang suku maori membalas dendam dgn membunuh dan memakan 66 awak kapal tersebut.kejadian ini yang akhirnya terkenal sebagai “body massacre”.

http://muhalz.blogspot.com/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Blogger Templates