Social Icons

Pages


Tampilkan postingan dengan label alien. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label alien. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Desember 2010

Penampakan UFO Di Jaman Nabi Muhammad SAW

Benda Terbang Aneh (BETA) identik dengan makna dari istilah bahasa Inggris: Unidentified Flying Object (UFO) atau sering kali disebut sebagai benda terbang tak dikenal adalah istilah yang digunakan untuk seluruh fenomena penampakan benda terbang yang tidak bisa diidentikasikan oleh pengamat dan tetap tidak teridentifikasi walaupun telah diselidiki. Berikut beberapa catatan mengenai penampakan UFO dari zaman kuno, termasuk pada jaman Nabi Muhammad SAW:

1. Sastra Hindu Kuno, Ramayana.
Menguraikan penggunaan mesin terbang rumit, yang kemudian menjadi objek terhadap spekulasi tentang BETA.

2. Penulis Romawi, Iulius Obsequens.
Menulis bahwa pada tahun 99 SM, “Di Tarquinia menjelang matahari terbenam, objek bulat, seperti globe, perisai bundar atau bulat, terbang di langit dari barat menuju timur“.

3. Pada Jaman Nabi Muhammad SAW.
Usaid bin Hudhair melihat gumpalan awan yang menyerupai payung. Awan tersebut terlihat sangat indah dihiasi dengan benda berkedip-kedip seperti lampu bergantungan, terang bercahaya. Akhirnya awan tersebut terbang lebih tinggi kemudian menghilang.

4. Pada Tanggal 24 September 1235.
Jendral Yoritsune dan pasukannya mengamati bola aneh bercahaya yang terbang dengan pola tak beraturan di langit malam dekat Kyoto, Jepang. Penasihat jendral menyuruhnya agar tidak usah khawatir, itu hanyalah angin yang menyebabkan bintang kelihatan bergoyang.

5. Pada Tanggal 14 April 1561.
Langit di atas Nuremberg, Jerman, dilaporkan bahwa dipenuhi oleh banyak objek yang tampaknya sedang melakukan pertempuran di udara. Menurut cerita, bola-bola kecil dan cakram-cakram muncul dari tabung besar.

Ukiran kayu pada tahun 1566 karya Hans Gleser, yang melukiskan kejadian di Nuremberg tahun 1561.

Penampakan-penampakan UFO biasanya dihubungkan sebagai gejala supernatural, malaikat dan simbol-simbol keagamaan lainnya. Beberapa penyelidik mempercayai penampakan tersebut sebagai penampakan benda aneh di zaman kuno yang berhubungan dengan laporan piring terbang di zaman modern.

Rabu, 01 Desember 2010

Besok, NASA Gelar Konpers Soal Alien, apakah NASA menemukan alien?


» Maket yang menunjukkan rupa sebuah alien di Museum of Science, AS

VIVAnews -- Sebuah pengumuman menarik tertera di situs Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA hari ini, Rabu 1 Desember 2010.

Isinya: NASA akan menggelar konferensi pers besok, Kamis 2 Desember 2010. Soal temuan astrobiologi yang berdampak pada pencarian bukti adanya mahluk ekstraterresterial.

Seperti diketahui astrobiologi adalah ilmu tentang asal-usul, evolusi, distribusi, dan masa depan kehidupan di luar angkasa. Konferensi pers dilaksanakan di audiotorium kantor pusat NASA di Washington.

Sejumlah ilmuwan astrobiologi terkemuka akan bicara. Termasuk, direktur program astrobiologi NASA,  Mary Voytek dan peneliti NASA,   Felisa Wolfe-Simon dan Pamela Conrad.

Belum jelas apa yang akan disampaikan NASA, namun pengumuman jumpa pers ini membuat para pemburu dan orang-orang yang percaya alien harap-harap cemas.

Spekulasi pun bermunculan. Media gosip Gawker mengeluarkan headline: "Apakah NASA menemukan kehidupan di satelit  Saturnus?". Sementara PC World mengeluarkan berita: "Apakah alien datang".

Sementara, situs majalah Discover justru menampilkan berita yang membantah spekulasi-spekulasi liar itu. Kata artikel Discover, tak mungkin NASA menemukan bukti kehidupan lain di luar angkasa.

"Saya tidak bermaksud mengenyampingkan itu, tapi tampaknya itu benar-benar tak mungkin," kata repoter astronomi, Phil Plait yang pernah bekerja satu dekade di teleskop Hubble.

"NASA tak mungkin mengumumkannya dengan cara ini, untuk suatu alasan, mereka mungkin akan menutupinya."

Yang paling mungkin, kata Plait, NASA mengumumkan lokasi yang mungkin ada kehidupan. Tapi belum tentu di sana ada mahluk hidup.

"Panel ilmuwan yang akan bicara sangat menarik, termasuk di antaranya astrobiologis dan ahli geologi yang bekerja di Mars dan Titan."

Kata Plait, pengumuman NASA kemungkinan besar tentang kondisi bulan atau planet yang kondusif bagi kehidupan.

Saat ini, ada beberapa lokasi di tata surya yang diduga menyimpan bukti kehidupan. Terutama Planet Mars dan satelit Planet Saturnus, Titan.

Titan diketahui memiliki danau metana dan etana, serta Enceladus, dengan uap-uap air. Titan tampak seperti tempat yang bisa ditinggali sebuah kehidupan.

Sementara, para ilmuwan menemukan bahwa deposit mineral yang disebut sulfat yang menyimpan fosil  organisme kuno. Sulfat juga banyak terdapat di Mars.

Besar kemungkinan, sulfat di Mars juga menyimpan rekam jejak kehidupan, sama halnya di Bumi.

(NASA, News.com.au)

Kamis, 07 Oktober 2010

Ilmuwan China Akui Film UFO Berdurasi 40 Menit

INILAH.COM, Nanjing- Spekulasi adanya UFO semakin besar setelah China mengungkapkan rincian video yang mengejutkan. Video UFO itu direkam saat gerhana matahari 22 Juli.

Para ilmuwan di Purple Mountain Observatory Naning mengaku telah merekam penampakan UFO saat gerhana matahari.

Untuk membuat kesimpulan atas rekaman berdurasi 40 menit ini, ilmuwan butuh waktu 12 bulan.

Direktur Purple Mountain Observatory Ji Hai-Seng mengatakan ilmuwan tidak akan membuat spekulasi publik soal kejadian alam yang mereka rekam, apabila tidak dilakukan penelitian sebelumnya.

"Purple Mountain Observatory dan Chinese Academy of Science mengatakan bahwa selama pengamatan gerhana matahari 22 Juli, China telah menemukan sebuah objek tidak dikenal di dekat matahari. Ini membutuhkan studi lebih lanjut, kata Hai-Seng lagi.

Saat ini mereka telah melakukan analisis data untuk menunjukkan hasil ilmiah.

Studi tersebut juga dilatarbelakangi penampakan UFO yang direkam oleh siswa di Deqing.

Video ini sempat muncul di televisi China di mana hadir objek biru yang melayang di langit.[ito]

Satelit Hayabusa Bawa Bukti Kehidupan Alien

INILAH.COM, Jakarta- Agensi ruang angkasa Jepang mengungkapkan partikel mengandung kehidupan alien telah ditemukan di kapsul yang dibawa satelit Hayabusa.

Ilmuwan mengatakan bahwa mereka telah menemukan partikel kecil yang mungkin berisikan kehidupan dari luar bumi.

Analisis menggunakan mikroskop elektronik menemukan partikel dengan karakteristik berbeda dari pasir atau sampel butiran alumunium yang sebelumnya telah mereka kumpulkan.

Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA) diharapkan akan segera memberikan detail lebih lanjut. Sebelumnya, agen penyelidik objek antariksa di Jepang ini telah mengidentifikasi partikel sangat kecil tersebut.

Ilmuwan berharap sampel ini akan membantu mengungkapkan rahasia unsur awal sistem tata surya.

Hayabusa kembali ke Bumi di Australia pada Juni lalu, setelah melakukan perjalanan sejauh 3 miliar mil yang membutuhkan waktu sekitar tujuh tahun.

Hayabusa berarti elang dalam bahasa Jepang. Benda ini diluncurkan pada 2003 dan menjadi objek pertama yang mendarat di permukaan asteroid, serta berhasil mengumpulkan partikel dari batuan luar angkasa itu.

Meskipun sempat mengalami masalh teknis seperti giroskop yang rusak, dan kebocoran bahan bakar, Hayabusa dapat mencapai tujuannya.

JAXA saat ini sedang melakukan pemeriksaan panjang tabung Hayabusa bersama dengan peneliti NASA, lembaga ruang angkasa Amerika Serikat.

Juru bicara JAXA menolak memberikan komentar. Hasil final akan diumumkan beberapa bulan mendatang.[ito]

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Blogger Templates