Social Icons

Pages


Senin, 18 Agustus 2014

Tak Perlu Viagra Agar Bisa Ereksi, Cukup Jantung yang Sehat




img
foto: Thinkstock
Jakarta, Agar Mr P bisa berdiri, para penderita impotensi sering mengandalkan viagra maupun obat kuat lainnya. Padahal tidak selalu harus memakai obat, fungsi ereksi pada penderita impotensi juga bisa diperbaiki dengan menjaga kesehatan jantung.

Tidak heran jika kesehatan jantung menentukan kekuatan ereksi, sebab jantung dan pembuluh darah yang sehat dapat meningkatkan aliran darah ke daerah sensitif pria. Sebaliknya, aliran darah akan terhambat jika jantung dan pembuluh darah mengalami kerusakan.

Viagra, obat kuat yang memiliki nama generik sildenafil pada awalnya juga dibuat untuk mengatasi nyeri dada yang mengindikasikan sakit jantung. Rupanya fungsi ereksi juga membaik ketika jantungnya sembuh, sehingga obat ini akhirnya malah dipakai untuk mengatasi impotensi.

Tak selalu harus dengan obat, gaya hidup sehat yang baik untuk jantung juga bermanfaat untuk memperbaiki fungsi ereksi. Gaya hidup yang dimaksud antara lain mengonsumsi makanan kaya antioksidan, lemak tak jenuh tunggal dan juga rajin olahraga.

Menurut penelitian terbaru dari Mayo Clinic, gaya hidup seperti itu bisa meningkatkan skor International Index of Erectile Function(IIEF) sebanyak 2,7 poin. Skor IIEF yang memiliki skala 1-25 merupakan indeks kekerasan ereksi, yang angkanya makin besar jika ereksinya makin keras.

"Olahraga dan makan makanan yang sehat dapat mengurangi radang atau inflamasi yang bisa merusak jantung dan pembuluh darah," ungkap Stephen Kopecky, M.D. yang memimpin penelitian tersebut seperti dikutip dari Menshealth.com, Selasa (13/8/2011).

Kebiasaan baik lainnya yang bisa meningkatkan kekuatan ereksi menurut Kopecky adalah sebagai berikut.

1. Olahraga di luar ruangan 3 jam/hari
Apapun jenis olahraganya, baik lari, bersepeda maupun sepakbola akan mengurangi risiko disfungsi ereksi alias impotensi sebesar 30 persen. Syaratnya harus dilakukan secara rutin selama 3 jam/hari di luar ruangan.

2. Olahraga berat 45 menit/hari
Angkat beban, sit up, squat jump, push up dan gerakan-gerakan lain untuk melatih kekuatan otot sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi ereksi. Melakukan aktivitas ini selama 45 menit/hari bisa meningkatkan skor IIEF sebanyak 4 poin.

3. Menurunkan berat badan sebanyak 7 persen
Bagi yang mengalami obesitas apalagi disertai diabetes, berat badan sangat mempengaruhi fungsi ereksi. Hanya dengan menurunkannya sebanyak 7 persen dari berat badan saat ini, kemampuan untuk mempertahankan kekerasan ereksi akan meningkat 22 persen.



sumber : detik health

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Blogger Templates