Social Icons

Pages


Sabtu, 27 Desember 2014

Tips Agar Suami Istri Tidak Bercerai Hanya Karena Berantem

- Pertengkaran dalam sebuah rumah tangga ada yang mengatakan seperti bumbu penyedap dalam masakan. Meskipun demikian, rumah tangga yang selalu berisi pertengkarang juga bukan sebuah rumah tangga yang baik.

Harus ada upaya antar kedua belah pihak untuk segera mengakhiri pertengkaran, karena dari sudut mana saja yang namanya pertengkaran tak akan ada mashlahatnya. Yang sangat mengerikan ancaman keretakan rumah tangga bisa muncul. Begitu banyak kasus perceraian berawal dari sebuah pertengkaran kecil yang tak terselesaikan, sehingga membesar dan tak terkendalikan.

Berikut beberapa saran dan tips agar pertengkaran dalam rumah tangga tensinya bisa menurun.

1. Kesepakatan Bersama
Jika Anda dan pasangan sedang dalam pertengkaran yang hebat, cobalah untuk terbiasa menyelesaikan masalah dengan kesepakatan bersama. Bicarakan masalah yang menjadi pertengkaran Anda dengannya secara baik-baik. Utarakan hal-hal yang menjadi pendapat Anda dalam masalah tersebut. Setelah mencapai kesepakatan bersama, cobalah berkompromi solusi apa yang terbaik untuk masalah yang menjadi pertengkaran.

2. Hindari Merendahkan atau Meremehkan Pasangan
Dalam sebuah pertengkaran, perlu diperhatikan jika Anda akan melawan dengan sebuah kata-kata atau ucapan. Cobalah untuk tidak mengutarakan hal-hal yang terkesan Anda meremehkan atau merendahkannya. Hal ini bukan berarti membatasi Anda dalam berpendapat, tapi cobalah untuk tidak terlalu menyudutkannya dalam masalah yang terjadi. Karena jika Anda terlalu menyudutkannya, hal ini tidak akan memberikan solusi dalam masalah Anda dengannya.

3. Tidak Mengungkit Masalah di Masa Lalu
Tanpa disadari, pada saat bertengkar kebanyakan orang sering mengungkit-ungkit masa lalunya. Hal ini terlihat bahwa Anda tidak bisa mengambil sebuah pelajaran dari masalah yang pernah ada. Cobalah untuk tetap fokus pada masalah yang sedang dibicarakan, tanpa melibatkan masalah-masalah yang terdahulu.

4. Waktu Yang Tepat
Jika Anda dan dia sama-sama memiliki kegiatan di luar rumah yang padat, cobalah bicarakan masalah yang terjadi di waktu yang tepat. Waktu bersantai di rumah, bisa menjadi solusi yang tepat untuk menyelesaikan masalah dengan kepala dingin. Mulailah bicarakan, solusi apa yang terbaik untuk masalah Anda dengannya. Hal ini juga menunjukkan kedewasaan Anda dalam menyelesaikan suatu masalah, dengan memilih waktu yang tepat dan tidak tergesa-gesa.

5. Libatkan Anggota Keluarga Saat Mengambil Keputusan
Jika konflik yang terjadi menyangkut urusan seluruh keluarga, cobalah untuk melibatkan anggota keluarga saat mengambil keputusan. Tetapi dalam hal ini, bukan berarti Anda mengajak mereka untuk ikut dalam pertengkaran yang terjadi. Anda hanya meminta pendapat pada mereka untuk menilai keputusan yang adil bagi seluruh anggota keluarga. Dalam hal ini Anda dapat membiarkan mereka tahu, bahwa Anda telah menyelesaikan masalah dengan solusi dan kesepakatan seluruh anggota keluarga tanpa ada pihak-pihak yang merasa disudutkan. [wolipop.detik.]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Blogger Templates